Berikutadalah beberapa dampak yang bisa diakibatkan jika air radiator bocor atau bahkan sampai habis, yaitu: 1. Mesin akan overheat atau mesin mobil terlampau panas. 2. Akibat mesin terlampau panas akan menyebabkan mesin mati mendadak atau mobil mogok di tengah jalan. 3. Yangpertama adalah mengganti oli sesuai dengan waktunya. Apabila terlambat mengganti oli dapat menyebabkan masalah lain pada mesin mobil seperti mobil panas. Kedua, isi air radiator dengan coolant liquid agar kondisi mesin tetap stabil ketika perjalanan jauh. Dengan mengisi rutin maka Anda tahu kondisi radiator mesin mobil Anda bocor atau tidak. CoolantBocor dari Bawah Mobil – 3 Lokasi Utama yang Perlu Diamati. Ketika level air coolant Anda mulai turun, pada awalnya Anda akan melihat tidak ada perubahan. Saat level coolant turun terlalu rendah, mesin akan secara bertahap mulai terasa panas yang belebihan. Ini adalah komponen mobil yang mulai rentan terhadap kerusakan selanjutnya. Padadasarnya, gasket silinder head merupakan penyambung blok mesin dan kepala silinder di mobil. komponen mesin mobil ~ SHARING INFO from air radiator kurang bisa lantaran air ini bocor melalui gasket yang rusak. Silinder head adalah komponen inti juga untuk suatu kendaraan, gasket silinder head merupakan Namun anda juga harus membedakan mana air kebocoran radiator dan mana air dari embun AC. Kalau air dari embun AC itu lokasinya lebih ketengah, dibawah dashboard sementara kebocoran air radiator terletak dibagian depan dibawah mesin. 6. Packing sistem pendingin rusak Packing atau perpak adalah komponen perapat sambungan pada saluran pendingin. F6U8. Fungsi air radiator adalah untuk menjaga temperatur mesin agar tidak berlebihan atau overheat. Tugas ini diperlukan karena mesin bekerja dengan menghasilkan pembakaran yang mana pembakaran itu akan menghasilkan panas. Terbayang kalau air radiator ini mengalami penyusutan atau bahkan habis. Panas mesin akan sulit didinginkan dan yang berpotensi terjadi adalah overheat. Sementara overheat ini sendiri dapat menyebabkan turun mesin. Lalu apa saja penyebab air radiator mobil cepat habis ? simak ulasannya dibawah ini. Penyebab Air Radiator Mobil Cepat Habis Ada beberapa komponen yang dapat menyebabkan kebocoran air radiator dari sistem pendingin. Antara lain ; 1. Tutup radiator lemah Sekilas fungsi tutup radiator hanya sebagai penutup radiator, namun lebih jauh ternyata tutup radiator ini memiliki peran menjaga tekanan radiator tetap stabil. Kita tahu kalau air yang mendidih itu tekanannya semakin meningkat. Ini artinya, saat mesin dalam kondisi panas suhu dan tekanan didalam radiator itu tinggi. Kalau tidak diberikan ventilasi maka radiator akan cepat bocor. Disini, peran tutup radiator sebagai ventilator yang akan sedikit terbuka saat tekanannya melebihi atmosfer. Namun karena faktor pemakaian, kadang tutup radiator akan terbuka sebelum tekanannya tercapai, sehingga dalam kondisi yang seharusnya tidak berbahaya air dapat keluar ke reservoir tank. Inilah salah satu hal yang membuat air radiator mobil anda cepat habis. Untuk mengeceknya, coba anda lihat tabung reservoir, kalau selalu penuh maka bisa jadi tutup radiator memang sudah lemah. 2. Radiator tersumbat Radiator itu komponen yang terdiri dari sekumpulan selang berdiameter kecil. Terbayang kalau ada kerak atau kotoran padat lain yang masuk kedalam radiator, ini akan menyumbat saluran didalam radiator. Kalau radiator tersumbat, maka akan ada perbedaan tekanan antara sisi atas dan sisi bawah radiator. Tekanan diatas akan lebih besar karena air tidak bisa langsung kebawah akibat adanya sumbatan. Sementara tutup radiator juga terletak di bagian atas, sehingga air akan terus keluar melalui tutup radiator. 3. Thermostat macet img ; Fungsi thermostat adalah sebagai pintu sirkulasi air pendingin dari radiator. Pada kondisi normal, thermostat akan tertutup sehingga sirkulasi air pendingin hanya terjadi didalam mesin tanpa melibatkan radiator. Namun, thermostat akan terbuka kalau suhu mesin mulai panas. Sehingga sirkulasi air ke radiator bisa terjadi. Masalah yang kerap timbul, adalah ketika thermostat tidak mau membuka atau bahkan tidak mau menutup. Kalau thermostat tidak mau menutup, itu tidak masalah paling proses pemanasan mesin yang agak lama. Namun kalau thermostat tidak mau terbuka baru itu yang jadi masalah. Kalau suhu mesin panas sementara thermostat tidak terbuka, maka yang terjadi hanya sirkulasi air panas didalam mesin yang semakin panas. Akibatnya, air akan bocor dari sambungan komponen pendingin akibat tekanan air yang semakin tinggi. Inilah yang membuat volume air semakin berkurang. Ciri thermostat macet itu kipas radiator tetap berputar namun hembusan angin dari kipas ini tidak terasa panas karena didalam radiator hanya tersedia air yang masih dingin. 4. Cooling fan lemah/macet Fungsi kipas pendingin adalah mendinginkan air didalam radiator sehingga air tersebut dapat kembali digunakan untuk mendinginkan mesin. Kalau kipas ini mati, atau lemah putarannya maka air didalam radiator tidak dapat didinginkan. Hasilnya, tekanan didalam radiator meningkat dan air selalu keluar dari tutup radiator. Sehingga volume air pendingin berangsur berkurang hingga habis serta mesin juga berpotensi overheat. Ada banyak hal yang membuat kipas pendingin mati/lemah Bisa karena ada korsleting Fuse putus Sikat motor aus Resistor putus Gejala khas yang akan dirasakan ketika kipas radiator mati adalah AC yang terasa panas. Ini karena kipas pendingin juga dipakai untuk mendinginkan freon didalam kondensor. Sehingga kalau kipas mati, AC juga panas. 5. Ada kebocoran pada radiator/saluran pendingin Penyebab yang satu ini harusnya bisa anda simak secara kasat mata. Terutama dibagian kolong mesin, kalau terdapat tetesan air tepat dibagian bawah mesin maka bisa jadi ada kebocoran saluran pendingin. Namun, anda juga harus membedakan mana air kebocoran radiator dan mana air dari embun AC. Kalau air dari embun AC itu lokasinya lebih ketengah, dibawah dashboard sementara kebocoran air radiator terletak dibagian depan dibawah mesin. 6. Packing sistem pendingin rusak Packing atau perpak adalah komponen perapat sambungan pada saluran pendingin. Packing ini bisa anda temui pada pompa air yang menempel pada blok mesin, serta thermostat housing. Kadang, packing ini juga mengalami kerusakan karena faktor pemakaian. Sehingga, saat kondisi air panas tekanan naik air tersebut keluar melalui packing ini. Kebocoran air radiator dari packing memang sulit dideteksi karena lokasi packing yang memang tersembunyi, namun kebocoran ini juga akan meninggalkan tetesan dibagian bawah mobil. Kesimpulan Jadi kesimpulannya, kalau anda mendeteksi air radiator terus berkurang hingga cepat habis maka itu tandanya ada kebocoran. Kebocoran tersebut bisa terjadi pada komponen-komponen yang dijelaskan diatas. Solusinya dengan melakukan penggantian komponen yang rusak, tapi untuk mengecek mana komponen yang bocor anda perlu bantuan alat Radiator pressure gauge yang dapat mengukur apakah tekanan sistem pendingin stabil atau turun. Kalau turun, berarti ada kebocoran dan kebocoran tersebut akan langsung terdeteksi karena air akan menetes saat diberi tekanan. Demikian artikel tentang penyebab air radiator cepat habis, semoga bisa menambah wawasan kita semua. Saat ini kamu mungkin sedang mencari tahu tentang penyebab radiator mobil bocor. Pada dasarnya, penyebab air radiator bocor bisa disebabkan oleh banyak kondisi. Nah hal ini harus dideteksi secara dini, dan jika terjadi kebocoran harus ditanggulangi langsung. Karena air radiator mobil adalah salah satu komponen penting dalam sistem pendingin mobil. Jika berkurang secara tidak wajar tentunya akan mengganggu performa mobil kamu. Selain itu, resiko lain air radiator bocor adalah mesin mobil mengalami panas yang berlebihan atau overheat. Selain itu mesin overheat yang dipaksa jalan bisa menyebabkan kebocoran sistem pendingin sehingga mesin sulit dihidupkan. Biasanya pada kasus ini efek lainnya oli akan bercampur dengan air atau air masuk ke ruang bakar mesin. Mesin mobil yang overheat akan menyebabkan mobil mogok di tengah jalan, hal ini tentunya akan. menyusahkan kamu. “Efek lainnya Jika mesin overheat dipaksa jalan dan kondisi oli tinggal sedikit maka bisa menyebabkan mesin macet. Hal ini bisa menambah biaya perbaikan mesin karena oli mesin juga ikut mengering,” kata Putera mekanik mobil di bilangan Otista Jakarta Timur. Nah berikut ini kami akan sampaikan beberapa penyebab radiator mobil bocor atau berkurang. Berikut ulasannya. 1. Tutup Radiator Sudah Lemah Karena Usia Jika tutup radiator sudah mulai melemah, beresiko membuat air radiator mengalir menuju tabung untuk air cadangan dengan cepat, bahkan sebelum pressure valve terbuka. Menurut Putera, salah satu hal yang menjadi penyebab dari kebocoran radiator adalah bersumber dari tutup yang sudah lemah dalam mengikat. Biasanya hal ini dikarenakan kerusakan yang ada pada karet pada bagian tutup radiator yang dapat membuat air radiator lebih cepat habis dibandingkan biasanya. “Karena tutupnya yang sudah mulai melemah, tentu saja akan membuat air radiator mengalir menuju tabung untuk air cadangan dengan cepat, bahkan sebelum pressure valve terbuka,” tambah Putera. Untuk mengatasinya tentu kamu harus mengganti karet tutup radiator dengan yang baru. 2. Radiator Sudah Tua Radiator kalau dirawat dengan baik usianya bisa sampai 10 tahun. Tapi tidak sedikit juga yang menginjak usia 5 tahun mulai bermasalah Penyebab radiator mobil bocor berikutnya adalah usia yang sudah tua. Karena setiap komponen pada mobil memang memiliki usia pemakaiannya masing-masing, termasuk radiator. “Umumnya untuk radiator cukup lama usianya. Bahkan kalau dirawat dengan baik bisa sampai 10 tahun. Tapi tidak sedikit juga yang menginjak usia 5 tahun mulai bermasalah,” tambah Putera. Kalau radiator sudah mengalami keretakan atau kebocoran, segeralah menggantinya, atau service di bengkel spesialis radiator kepercayaan kamu. 3. Saluran Radiator Mampet Cek kondisi radiator tiap km atau km, supaya radiator tetap dalam kondisi prima dan maksimal kinerjanya. Penyebap radiator mobil bocor berikutnya adalah saluran radiator mampet. Hal ini bisa terjadi jika kamu sering menggunakan air biasa dan tak rajin memperhatikan kondisi air radiator, lama kelamaan akan muncul kotoran yang bisa menghalangi jalur distribusi air radiator. Ketika sudah terhambat, panas dari mesin tidak dapat disalurkan ke elemen pelepas panas radiator. Menurut laman resmi Daihatsu Indonesia, jika hal ini terjadi sebaiknya dicek kondisinya tiap km atau km, supaya radiator tetap dalam kondisi prima dan maksimal kinerjanya. 4. Terbentur Benda Asing Saat radiator bertabrakan dengan benda-benda tersebut, bukan tak mungkin kisi-kisi atau dinding radiator rusak dan akhirnya muncul kebocoran. Penyebab radiator mobil bocor berikutnya adalah karena terbentur benda asing. Maka dair itu supaya radiator bisa menangkap udara segar, komponen ini diposisikan di depan mesin dengan kisi-kisi atau grill yang terbuka. Tetapi, hal tersebut membuat radiator berisiko terkena batuan kerikil atau hewan-hewan yang terbang. Saat radiator bertabrakan dengan benda-benda tersebut, bukan tak mungkin kisi-kisi atau dinding radiator rusak dan akhirnya muncul kebocoran. 5. Komponen Karet dan Plastik yang Getas Karena fungsi dan letak radiator yang selalu berdekatan dengan panas mesin membuat komponen pendukung lainnya juga bisa mengalami kegetasan Penyebab radiator mobil bocor lainnya adalah karet-karet yang sudah mulai getas. Karena fungsi dan letak radiator yang selalu berdekatan dengan panas mesin membuat komponen pendukung lainnya juga bisa mengalami kegetasan. Misalnya seperti selang radiator yang terbuat dari karet, serta tabung reservoir yang terbuat dari plastik. Tabung plastik yang terkena panas terus menerus bisa memicu keretakan dan akhirnya menyebabkan kebocoran pada sistem radiator. 6. Pengikat Selang Radiator Kendur Akan tetapi ternyata pengikat selang ini sudah rusak maka untuk solusinya adalah dengan melakukan penggantian yang baru. Selain itu pengikat selang radiator berperan penting untuk menghubungkan selang beresiko lepas. Karena masalah pengikat selang radiator bocor biasanya terjadi karena kurang kencangnya dari pihak yang memasangnya atau sudah rusak. Karena hal tersebut terjadi disebabkan kurang pengikat selang tidak terkait dengan maksimal yang berakibat kebocoran air radiator. Untuk mengatasi masalah ini dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan mengencangkan baut pengikat selang. Akan tetapi ternyata pengikat selang ini sudah rusak maka untuk solusinya adalah dengan melakukan penggantian yang baru. 7. Kualitas Air Radiator Air radiator dengan kualitas buruk, perlahan-lahan bisa merusak radiator sehingga membuatnya mudah bocor Penyebab radiator mobil rusak lainnya adalah kualitas water coolant atau air radiator yang buruk. Contohnya saja ketika kamu pakai air dengan tingkat keasaman tinggi, misal air hujan, air laut, dan lain-lain. Hal tersebut dapat berakibat buruk dalam jangka panjang karena membuat rata-rata usia pemakaian radiator lebih pendek. Oleh karenanya pakailah air radiator yang sudah direkomendasikan oleh pabrikan. Ada juga komponen yang bisa rusak karena kualitas air buruk, seperti bagian bypass radiator yang kebanyakan terbuat dari plastik. Komponen itu jadi lebih cepat getas. Demikian ulasan terkait penyebab radiator mobil bocor. Simak terus untuk update berita terbaru seputar otomotif.

air radiator mobil bocor dibawah mesin